Friday, 10 October 2014

Blogodolar Tips & News

Blogodolar Tips & News


10 Cara Mendapatkan Uang dari Blog Indonesia Anda

Posted: 09 Oct 2014 07:23 AM PDT

Anda hanya bisa ngeblog di blog berbahasa Indonesia karena terkendala kemampuan bahasa Inggris Anda? Jika ya, Anda bisa mendapatkan uang dari blog tersebut karena banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk tujuan tersebut. Faktanya, penghasilan dari blog bahasa Indonesia tidak kalah dari blog berbahasa Inggris.

Berdasarkan pengalaman ngeblog saya selama lebih dari 5 tahun, setidaknya 10 cara berikut bisa Anda gunakan untuk menghasilkan uang dari blog Indonesia Anda. Kesepuluh cara tersebut saya uraikan di bawah ini.

1. Memasang Iklan PPC

Pay per click (PPC) adalah model menghasilkan uang berdasarkan klik yang dilakukan pengunjung terhadap iklan yang Anda pasang di blog Anda. Dua penyedia PPC terpopuler untuk blog Indonesia adalah Google AdSense dan KlikSaya.

Jika Anda menggunakan cara ini, Anda tidak perlu repot mencari pengiklan karena para penyedia PPC akan menyediakannya untuk Anda. Yang Anda perlukan setelah disetujui sebagai mitra penyedia PPC adalah meningkatkan pengunjung dan atau mengoptimasi tampilan dan posisi iklan tersebut agar uang yang Anda peroleh semakin banyak.

Penghasilan yang akan Anda terima tergantung pada klik yang dianggap sah oleh penyedia PCC. Adapun waktu pembayarannya bergantung pada ketentuan masing-masing penyedia PCC. Sebagai contoh, Google AdSense membayarkan penghasilan Anda setelah 30 hari.

Kekurangan utama metode ini adalah Anda harus menunggu jumlah minimal dan atau waktu pembayaran. Saat menunggu pembayaran tersebut, Anda bisa kehilangan penghasilan karena akun Anda dinonaktifkan. Alasannya beragam, mulai dari klik yang tidak sah sampai posisi iklan yang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan penyedia PCC.

Terlepas dari itu, seorang teman saya (blogger Sumedang) menghasilkan lebih dari $2.000 dari Google AdSense. Pengunjung harian blog bahasa Indonesianya di atas 25.000 pengunjung unik.

2. Mengikuti Program Afiliasi

Afiliasi adalah model menghasilkan uang dari mempromosikan produk (bisa juga jasa) orang lain. Umumnya, Anda tidak perlu membeli produk tersebut untuk menjadi affiliate-nya. Uang yang akan Anda peroleh bergantung pada jumlah pengunjung yang membeli produk yang Anda tawarkan di blog atau di daftar pelanggan blog Anda.

Beberapa contoh afiliasi adalah

  • afiliasi hosting (misalnya hosting Hostgator)
  • afiliasi buku atau ebook
  • afiliasi software (misalnya Long Tail Pro)
  • afiliasi jasa
  • afiliasi barang (misalnya Lazada)

Kelebihan utama afiliasi adalah Anda tidak perlu repot membuat produk yang hendak Anda tawarkan kepada pengunjung blog Anda. Anda tinggal membuat review atau menampilkan banner produk atau jasa tersebut. Tentu saja review dan banner tersebut mengandung link afiliasi yang Anda peroleh dari penyedia afiliasi.

Seperti halnya PPC, kelemahan terbesar metode ini adalah Anda tidak memperoleh langsung komisi yang Anda peroleh. Anda harus menunggu dalam jangka waktu atau batas minimal pembayaran yang ditentukan oleh masing-masing penyedia afiliasi. Penghasilan Anda juga bisa hilang karena Anda dianggap melanggar syarat dan ketentuan penyedia afiliasi.

3. Menyediakan Tempat Iklan Mandiri

Iklan mandiri adalah cara mendapatkan uang dengan menyediakan tempat (spot) iklan di blog Anda. Umumnya, iklan mandiri ini bebentuk banner dengan beragam ukuran, seperti 125×125, 300×250, 160×600, dan 780×90.

Dibanding PCC dan afiliasi, cara ini relatif "gurih" dari sisi pembayaran karena uang akan masuk kantong Anda saat tempat iklan Anda dibeli oleh pengiklan. Dengan kata lain, Anda tidak perlu menunggu dan berbagi komisi dengan pihak penyedia PCC atau afiliasi.

Hanya saja, untuk mendapatkan uang dari iklan mandiri, blog Anda harus memiliki banyak pengunjung setiap harinya. Rumus sederhananya, semakin banyak pengunjung, blog Anda (misalnya 20 ribu pengunjung unik sehari) semakin "seksi" di mata pengiklan karena mereka beranggapan bahwa iklan mereka akan banyak dilihat orang.

Jika Anda masih baru di iklan mandiri, dua artikel berikut dapat membantu Anda dalam mencari pengiklan dan menentukan harga tempat iklan Anda.

Sekadar informasi saja, seorang teman saya (blogger Makassar) bisa menghasilkan lebih dari Rp10 juta per bulannya dari iklan mandiri. Pengunjung harian blognya mencapai 100.000 pengunjung.

4. Menjual Buku Sendiri

Anda bisa menghasilkan uang dari blog Anda dengan menjual buku Anda, baik buku format cetak maupun digital (eBook). Buku cetak Anda ini bisa diterbitkan oleh penerbit lokal atau nasional, atau diterbitkan Anda sendiri (self-publishing).

Di sisi lain, jika Anda menjual eBook, Anda tidak perlu menunggu pihak lain untuk menerbitkan buku Anda atau mengeluarkan uang untuk menerbitkannya sendiri. Yang Anda lakukan adalah mengubah buku Anda dari MS Word ke format PDF. Metode pembayaran untuk eBook tersebut bisa melalui transfer uang ke akun bank Anda atau transfer dolar ke akun Paypal Anda.

Apa pun format buku dan metode pembayarannya, buku yang hendak Anda jual haruslah berkualitas sehingga membantu pembaca blog Anda menyelesaikan masalahnya. Tentunya, Anda harus menyediakan waktu yang tidak sedikit untuk meriset, menulis, dan mengedit buku bermanfaat seperti itu.

Secara pribadi, saya akan menggunakan cara ini untuk menghasilkan uang dari 3 blog bahasa Indonesia saya. Untuk Blogodolar, saya berencana menjual sebuah ebook pada awal Desember 2014. Rilis buku untuk dua blog lain setelah bulan tersebut.

5. Menyediakan Jasa

Ilustrasi mendapatkan uang dari blogAnda punya keahlian tertentu? Jika ya, Anda bisa mendapatkan uang dengan menawarkan keahlian tersebut di blog Anda. Contohnya, jika Anda mahir mendesain logo, Anda bisa menawarkan jasa pembuatan logo kepada pengunjung blog Anda.

Selain jasa pembuatan logo, jasa-jasa yang biasa ditawarkan oleh blogger antara lain:

  • Jasa mendesain blog
  • Jasa pembuatan blog
  • Jasa SEO
  • Jasa pembuatan artikel bahasa Indonesia atau bahasa Inggris
  • Jasa penerjemahan
  • Jasa pengetikkan skripsi, tesis, atau disertasi
  • Jasa penerjemahan
  • Jasa pembelian barang

Jika klien Anda tanpa perantara, Anda akan memperoleh 100% uang dari jasa Anda. Jika sebaliknya, Anda harus berbagi komisi dengan perantara klien Anda.

Terlepas dari sumber klien, Anda harus menunjukkan keahlian Anda jika ingin banyak klien. Caranya bisa dengan membuat postingan seputar keahlian Anda atau membuat platform. Jika Anda menawarkan jasa pembuatan artikel dalam bahasa Inggris, platformnya berupa daftar klien dan kumpulan tulisan Anda dalam bahasa Inggris.

6. Menjual Theme atau Plugin

Untuk memperoleh uang, Anda bisa juga menjual theme atau plugin di blog Anda. Anda bisa membuatnya sendiri atau membayar orang lain. Model theme dan plugin yang sering dijual blogger adalah:

  • Theme untuk AdSense, toko online, atau afiliasi Amazon
  • Plugin untuk membuat tabel responsif

Keuntungan dari cara ini adalah uang langsung masuk kantong Anda. Adapun kelemahannya adalah Anda harus menginvestasikan uang yang relatif banyak jika Anda menggunakan jasa programer untuk membuatkan theme atau plugin Anda.

7. Melakukan Drop Shipping

Drop shipping adalah sebuah model bisnis untuk menjualkan produk orang lain. Berbeda dengan afiliasi, si pembeli membeli produk orang lain di Anda. Selanjutnya, Anda mengirimkan uang tersebut ke pemilik produk dan meminta mereka untuk mengirimkan barang ke alamat si pembeli.

Uang yang akan Anda peroleh adalah selisih harga jual dari pemilik produk dengan harga jual yang Anda tawarkan ke pembeli. Misalnya, harga produk dari pemilk adalah Rp 100.000 dan Anda menjualnya ke pengunjung blog Anda sebesar Rp 150.000, maka keuntungan Anda adalah Rp 50 ribu.

Produk-produk yang umum dijual dengan cara drop shipping adalah produk kecantikan, mainan anak-anak, obat kehamilan, obat penurun berat badan, dan alat-alat rumah tangga.

Jika Anda menemukan perusahaan drop shipping yang profesional dan produknya bagus, Anda akan mendapatkan uang yang banyak dan tidak mengecewakan pembeli dari blog Anda. Selain itu, jika Anda mengintegrasikannya dengan Facebook dan BlackBerry messenger, Anda akan memiliki pelanggan setia untuk produk drop shipping Anda.

8. Memberikan Bimbingan Privat

Bimbingan privat (private coaching) adalah metode mencari uang lain yang bisa Anda lakukan di blog Indonesia Anda. Jika Anda menempuh cara ini, Anda harus memiliki keahlian tertentu untuk membimbing klien Anda. Keahlian tersebut akan berbading lurus dengan jumlah uang yang akan Anda terima.

Sebagai gambaran, saya telah membimbing seorang pegawai negeri sipil di Makassar untuk membuat blog bahasa Inggris yang dimonetisasi dengan afiliasi Amazon. Untuk bimbingan ini, tarif yang saya gunakan adalah Rp 2,5 juta untuk delapan kali pertemuan.

9. Menyediakan Membership

Membership adalah program keanggotaan berbayar dalam jangka waktu tertentu. Materi dari program ini tidak ada di blog sehingga eksklusif untuk anggota berbayar.

Uang yang akan Anda peroleh dari program ini akan masuk kantong Anda tiap bulan dalam jangka waktu tertentu (misalnya 6 bulan), tanpa menunggu atau berbagi komisi (jika Anda tidak membuatkan program afiliasinya).

Sayangnya, jika Anda seorang blogger pemula, membership bukan cara yang cocok untuk Anda karena Anda harus memiliki keahlian ekstra. Umumnya yang menggunakan cara ini adalah para blogger sukses, misalnya mereka yang sebulannya menghasilkan $5.000 dari Google AdSense atau afiliasi.

10. Menjadi Pembicara Seminar

Jika Anda seorang blogger otoritas di topik tertentu, Anda bisa mendapat undangan sebagai pembicara di seminar yang berkaitan dengan topik yang Anda bahas di blog Anda. Sebagai contoh, jika Anda seorang blogger otoritas di bidang pengembangan diri, Anda akan diundang sebagai pembicara di seminar seputar pengembangan diri.

Honor akan Anda terima dari cara ini bergantung pada seberapa terkenalnnya Anda. Dari pengalaman saya sebagai pembicara pemula, honor yang saya terima adalah Rp 1 juta untuk seminar teknik penulisan artikel berkualitas.

Kesimpulan

Jika bahasa Inggris menjadi kendala Anda, Anda jangan ragu untuk membuat blog bahasa Indonesia. Setidaknya ada 10 cara yang bisa Anda gunakan untuk menghasilkan uang dari blog bahasa Indonesia Anda. Meskipun demikian, jika Anda pemula, Anda harus fokus mencoba satu cara dulu agar hasilnya maksimal. Setelah itu, Anda melanjutkannya dengan mencoba cara lain sehingga sumber penghasilan Anda semakin banyak.

Terlepas dari itu, cara apa yang telah atau akan Anda lakukan untuk menghasilkan uang dari blog bahasa Indonesia Anda? Silakan bagikan pengalaman Anda pada bagian komentar di bawah ini.

Related Posts:

Wednesday, 8 October 2014

Blogodolar Tips & News

Blogodolar Tips & News


Cara Menjadi Seorang Blogger Otoritas

Posted: 07 Oct 2014 01:16 AM PDT

Menjadi blogger otoritas adalah cara terbaik untuk meraih keuntungan jangka panjang, baik dari sisi finansial maupun personal. Masalahnya, banyak orang yang ragu atau tidak mengerti bagaimana cara menjadi seorang blogger otoritas. Jika Anda punya masalah itu, dua cara di bawah ini bisa menjadi salah satu solusinya.

1. Tulis apa yang Anda kuasai

Menjadi blogger otoritas tidak sesulit yang Anda bayangkan sepanjang Anda menguasai topik yang Anda bahas. Mengapa? Ini karena Anda akan mengerti apa yang Anda tulis. Dengan demikian, tulisan Anda akan mengandung fakta dan atau data sehingga bermanfaat bagi pembaca blog Anda.

CONTOH:

Jika Anda seorang dokter dan membuat blog kesehatan, Anda menjadi seorang blogger otoritas karena Anda tahu banyak tentang kesehatan dan mempelajarinya di perguruan tinggi.

Jika Anda seorang mahasiswa Fisika dan membuat blog yang membahas seputar Fisika, Anda termasuk seorang blogger otoritas. Sama seperti contoh dokter di atas, Anda mengetahui topik Fisika karena Anda lebih paham dibanding orang lain yang tidak menggeluti Fisika.

Bagaimana jika Anda tidak kuliah?

Jangan khawatir karena Anda juga bisa menjadi blogger otoritas sepanjang Anda punya pengalaman dan keterampilan di bidang tertentu. Sebagai contoh, jika Anda seorang pekerja bengkel mobil dan Anda membuat blog seputar mobil, Anda juga termasuk blogger otoritas karena Anda memiliki keterampilan di bidang itu.

Contoh lain, jika Anda memiliki keterampilan Photoshop dan membahas tips-tips seputar Photoshop, Anda sebagai blogger otoritas juga karena Anda tahu banyak dengan program tersebut.

Belum tahu apa keterampilan Anda? Jika ya, coba jawab satu dari pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:

  • Apa profesi Anda sekarang?
  • Hal apa yang sering Anda diminta bantuan oleh teman Anda?
  • Masalah apa yang pernah Anda selesaikan dalam kehidupan sehari-hari?

CONTOH:

Profesi Anda sekarang adalah seorang akuntan. Jika Anda ingin menjadi seorang blogger otoritas, Anda harus membuat sebuah blog yang membahas seputar akuntansi. Tulisan Anda nantinya bisa berupa panduan mendokumentasikan pemasukan dan pengeluaran keuangan, membayar pajak, arus kas (cash flow), dan sebagainya.

2. Pilih topik yang ingin Anda kuasai

Masih juga tidak tahu apa keterampilan Anda? Jika jawaban Anda ya, Anda masih bisa menjadi blogger otoritas juga.

Caranya dengan membuat blog dan membahas satu bidang yang ingin Anda kuasai. Dengan kata lain, Anda ingin ahli di bidang itu.

Cara ini yang saya lakukan saat membuat Blogodolar lima tahun lalu. Pada waktu itu, saya tidak paham tips-tips ngeblog dan hal-hal teknis seperti domain, hosting, dan CSS. Hal-hal inilah yang saya pelajari sehingga akhirnya saya menguasainya. Hasilnya? Blogodolar berisi tips-tips ngeblog ala saya.

Contoh lain adalah ketika saya membuat TipsBelajarBahasaInggris.com. Saya membuat blog itu karena saya ingin menguasai bahasa Inggris untuk menunjang profesi saya sebagai seorang full time blogger.

Yang saya lakukan adalah mempelajari satu per satu materi bahasa Inggris dari buku-buku yang saya beli dan referensi dari Internet. Setelah saya memahami satu materi (misalnya Present Perfect Tense), saya kemudian menuliskan materi tersebut versi saya di TipsBelajarBahasaInggris.com. Begitu seterusnya.

Satu hal yang harus diingat jika Anda menempuh cara ini adalah kurva pembelajaran: keterampilan Anda akan meningkat seiring dengan peningkatan waktu. Dengan kata lain, Anda harus sabar karena menjadi ahli di bidang tertentu membutuhkan waktu yang tidak singkat. Anda juga harus sabar karena mungkin saja uang yang Anda peroleh dari blog Anda tidak sesuai harapan.

Jika sebaliknya, Anda mungkin akan menyerah dan berpikiran bahwa tidak ada gunanya menjadi blogger otoritas. Anda mungkin juga beralih ke metode lain yang menjanjikan kaya dalam sekejap.

Kesimpulan

Jika Anda memilih menjadi seorang blogger otoritas di blog berbahasa Indonesia, Anda jangan ragu mencapainya. Anda berhak menjadi seorang blogger otoritas, tak peduli seberapa besar cibiran untuk Anda dan tak peduli siapa Anda sekarang. Yang perlu adalah bertindaklah sehingga Anda menjadi seorang blogger otoritas.

Apa pendapat Anda?

Related Posts:

Saturday, 4 October 2014

Kumpulan Tutorial, Tips dan Trik, Artikel, Download, Games dan Tools

Kumpulan Tutorial, Tips dan Trik, Artikel, Download, Games dan Tools

Link to Kumpulan Tutorial, Tips dan Trik, Artikel, Download, Games dan Tools

Perkembangan Macam-macam Versi Sistem Operasi Android

Posted: 03 Oct 2014 08:59 AM PDT

Perkembangan Macam-macam Versi Sistem Operasi Android Android merupakan sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler seperti smartphoner dan komputer tablet. Android pertama dikembangkan oleh Android Inc.  Google kemudian membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat […]

Friday, 3 October 2014

Blogodolar Tips & News

Blogodolar Tips & News


5 Jenis Blog yang Sebaiknya Anda Ketahui

Posted: 02 Oct 2014 08:29 AM PDT

Anda ingin ngeblog tapi tidak tahu blog seperti apa yang hendak dibuat? Anda tidak sendiri. Banyak orang yang merasakan hal demikian. Cara termudah untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan mengetahui jenis blog yang ada di dunia internet sekarang ini. Apa saja itu?

Setidaknya ada 5 jenis blog, yaitu:

1. Blog Pribadi

Blog pribadi adalah blog yang umumnya dibuat hanya untuk sekadar mengisi waktu luang atau berbagi hal-hal dari kehidupan sehari-hari. Blog jenis ini pada dasarnya adalah sebuah catatan online publik sehingga topiknya bisa segala hal.

Biasanya, blog pribadi tidak ditujukan untuk menghasilkan uang. Pemilik blog jenis ini akan tetap enjoy ngeblog walaupun tidak dapat uang dari aktivitas ngeblognya tersebut.

2. Blog otoritas (authority blogs)

Blog otoritas adalah blog yang dibuat oleh para blogger serius. Tujuan blog tersebut adalah menjadi ahli di topik yang dibahasnya.

Dari sisi mendapatkan pengunjung, blog otoritas tidak fokus kepada pengunjung dari mesin pencari, namun menggaet pengunjung juga dari social media (Facebook, Twitter, dan Pinterest). Oleh sebab itu, jika pun mesin pencari tidak ada, blog-blog otiritas masih mendapatkan trafik dari sosial media tersebut.

Terkait konten, blog otoritas umumnya tidak mementingkan kata kunci. Tak heran, blog otoritas memublikasikan ratusan hingga ribuan artikel berkualitas karena topik yang mereka bahas tidak sempit (misalnya kesehatan, rumah, pengembangan diri, teknologi, dan lain-lain).

Beberapa contoh blog otoritas adalah:

  • Problogger (blog otoritas seputar dunia ngeblog)
  • TechCrunch (blog otoritas seputar dunia teknologi)

3. Blog Niche

Berbeda dengan blog otoritas, blog niche fokus kepada sebuah kata kunci tertentu yang diupayakan untuk masuk ke halaman satu mesin pencari. Pembuatan blog jenis ini memiliki pola: riset kata kunci, pembuatan konten, dan optimasi di mesin pencari.

Dari sisi pengunjung, blog niche menggantungkan diri kepada pengunjung yang berasal dari mesin pencari (utamanya Google) sehingga biasanya para pemilik blog niche sibuk mencari backlink dari beragam sumber agar blog mereka masuk ke halaman 1 Google untuk kata kunci yang dibidiknya.

Karena hanya menggantungkan pengunjung dari Google, kelemahan terbesar blog niche adalah kehilangan pengunjungnya dalam waktu sekejap jika Google memperbaharui algoritma pencariannya. Anda mungkin pernah mambaca keluhan para pemilik blog niche di forum-forum internet marketing karena blog mereka telempar dari halaman 1 Google akibat Google Panda, Google Penguin, atau penalti manual Google.

Sekarang ini ada banyak debat kusir perihal mana yang lebih baik dalam menghasilkan uang antara blog otoritas dan blog niche. Para fan blog otoritas mengklaim bahwa blog otoritas adalah yang terbaik menghasilkan uang. Begitu juga dengan klaim para "pecinta" blog niche.

Namun, dalam pandangan saya, dua-duanya bagus menghasilkan uang sepanjang konten dan backlink-nya berkualitas.

4. Blog Perusahaan

Beberapa tahun belakangan ini banyak perusahaan telah menambahkan sebuah blog pada website mereka. Perusahaan menggunakan blog mereka untuk menginformasikan pengumuman penting, memperkenalkan produk dan atau jasa baru, dan berkomunikasi dengan pelanggan. Oleh karena itu, blog jenis ini umumnya tidak dimonetisasi dengan iklan-iklan pihak ketiga.

Dua contoh yang masuk jenis blog ini adalah The Infolinks Blog dan The Payoneer Blog.

5. Blog spam

Blog spam adalah blog yang dibuat dengan tidak memperhatikan kualitas. Blog jenis ini umumnya berupa blog automatically generated content (AGC) yang bisa dengan mudah dibuat dalam jumlah masif. Pemilik tinggal menggunakan software (biasa juga kode tertentu atau plugin) pengambil konten dari blog atau website orang lain dan blog mereka akan dengan mudah terisi konten.

Walaupun mudah dibuat, blog spam sering mendapat komplain dari pemilik blog yang kontennya diambil karena terjadi pelanggaran hak cipta. Bukan hanya itu, blog jenis ini menjadi sasaran empuk Google dalam membersihkan hasil pencariannya dari konten-konten yang tidak bermutu.

Dari kelima jenis blog di atas, saya baru membuat dua jenis blog yaitu blog niche dan blog otoritas. Dari sisi bahasa, blog niche saya 100% berbahasa Inggris, sementara semua blog otoritas saya berbahasa Indonesia. Salah satunya, blog yang sedang Anda baca ini.

Bagaimana dengan Anda?

Related Posts:

Wednesday, 1 October 2014

Blogodolar Tips & News

Blogodolar Tips & News


Blogodolar Bangkit dari Kubur: 15 Alasan Kuat Saya Membangkitkannya

Posted: 30 Sep 2014 08:09 AM PDT

Anda pernah nonton film Bangkit dari Kubur? Jika Anda penakut, mungkin Anda tidak akan tahan menonton film horor tersebut. Sama seperti Anda, saya juga tidak tahan.

Bukan dalam konteks menonton film itu, namun tidak tahan "mengubur" Blogodolar lama-lama. Namun, saya punya 15 alasan kuat membangkitkannya untuk menuju ke arah yang benar.

Mengapa Blogodolar "Terkubur"?

Selama satu tahun terakhir ini saya fokus membuat puluhan blog niche berbahasa Inggris. Inilah mengapa Blogodolar terbengkalai. Saya mencoba mengelolanya kembali, namun saya tidak punya waktu dan tenaga untuk mengurus blog yang saya dirikan lima tahun lalu ini.

Untungnya, seminggu terakhir ini telah terjadi revolusi mental terhadap saya. Saya memutuskan kembali ke "fitrah" saya yaitu sebagai blogger yang kewajiban utamanya adalah menulis artikel bermanfaat bagi pembaca blog saya, bukan memesan artikel di iWriter dan memublikasikannya di puluhan blog niche berbahasa Inggris saya.

Untuk mendukung produktivitas saya sebagai blogger, saya mendelegasikan optimasi blog-blog niche saya kepada dua orang teman dalam rangka proyek bersama.

Namun, saya tidak meninggalkan blog niche berbahasa Inggris. Saya membatasi diri untuk membuat hanya satu blog niche bahasa Inggris per minggu.

Keuntungan

Mungkin Anda punya satu pertanyaan di kepala Anda ini kepada saya: "Mengapa Anda fokus ke blog Indonesia sementara Anda sudah menghasilkan banyak uang di blog niche berbahasa Inggris?" Jawaban saya serderhana yang dipicu oleh keuntungan dan kerugian apa yang akan saya peroleh.

keuntunganJika saya rajin menulis di Blogodolar, maka saya akan memiliki beberapa keuntungan berikut ini:

1. Meningkatkan trafik dan pelanggan - Selama 5 tahun berdiri, trafik dan pelanggan Blogodolar tidak ada peningkatan signifikan. Jumlah trafik per harinya sekitar 400 pengunjung unik, sementara pelanggan RSS di kisaran 1.500 (300 pelanggan per tahun).

Oleh karena itu, dengan menulis banyak artikel di sini, saya berharap trafik dan pelanggan Blogodolar naik. Pelanggan yang saya maksudkan di sini adalah pelanggan RSS dan pelanggan newsletter yang akan saya coba gaet melalui list building.

2. Memelihara komunitas Blogodolar - Menurut analisis saya, komunitas Blogodolar telah terbentuk karena persentase pengunjung setianya cukup signifikan dari total trafik Blogodolar per bulannya. Dengan rajin memublikasikan postingan bermanfaat terbaru, saya akan memelihara komunitas itu. Selain itu, saya ini juga bentuk terima kasih saya kepada mereka yang selalu menunggu postingan terbaru Blogodolar.

Anda mungkin pernah kecewa ketika berkunjung ke sini tidak ada postingan terbaru, bukan? Saya tidak ingin kekecewaan Anda seperti itu terjadi lagi.

3. Konsisten ngeblog - Seperti yang mungkin Anda ketahui, saya keluar dari pekerjaan saya sebagai karyawan bergaji lebih dari Rp20 juta per bulan untuk menjadi seoarang full time blogger yang mencari nafkah dari blog saya. Dengan rajin menulis artikel di Blogodolar (dan dua blog bahasa Indonesia saya yang lain), saya akan mengukuhkan diri sebagai seorang full time blogger yang konsisten ngeblog.

Dari pengamatan saya, beberapa full time blogger telah berhenti ngeblog karena alasan sibuk dengan pekerjaan offline atau mencoba metode lain dalam mencari uang (misal toko online). Saya ingin menantang diri sendiri bahwa saya tidak seperti mereka.

4. Membantu orang lain - Dengan rajin ngeblog, saya memiliki keuntungan yang tidak terlihat yaitu membantu memecahkan atau menyelesaikan problem orang lain sehingga mereka lebih baik dari sebelumnya. Bentuk membantunya ini tentunya dari tulisan-tulisan berkualitas yang saya buat (dari pengalaman pribadi atau inti sari riset topik yang saya lakukan), bukan dari sekadar artikel tulis ulang atau terjemahan tulisan berbahasa Inggris.

Jika sudah demikian, saya merasa yakin saya sudah memberikan dampak positif kepada orang lain. Seperti yang telah saya bahas sebelumnya, dampak baik kepada orang lain adalah salah satu ukuran kesuksesan.

5. Membangun platform - Dengan rajin menulis, kemampuan menulis saya akan meningkat dan tentunya ini akan saya jadikan modal dasar untuk membuat platform kokoh untuk produk atau jasa saya di kemudian hari. Produk saya bisa berupa buku (cetak atau elektronik), sementara jasa saya bisa berupa bimbingan privat, pembicara seminar, atau premium membership.

Teorinya, semakin banyak produk atau jasa berkualitas saya, semakin banyak pula uang yang akan saya peroleh. Jadi, berbasis teori ini, pola pikir saya dipicu oleh kualitas, bukan dari uang terlebih dahulu.

6. Tanggung jawab dan bangga pada karya sendiri - Seperti telah saya singgung sebelumnya, kewajiban utama blogger adalah menulis artikel bermanfaat bagi pembacanya. Ini tentunya berbeda dengan para pemasar online (internet marketer) yang kewajiban utamanya adalah memasarkan produk atau jasanya.

Dengan rajin menulis, saya telah membangkitkan tanggung jawab saya sebagai blogger. Selain itu, dengan menulis artikel yang berkualitas, saya bangga akan karya tersebut sehingga bukan tidak mungkin artikel saya akan dirujuk media massa atau blog lain yang bertopik sama.

7. Menjalin networking dengan para influencers - Selama lima tahun membangun Blogodolar, upaya saya untuk menjalin networking dengan mereka yang pengaruhnya besar (misal para ahli di bidangnya atau pemilik Twitter berpengikut nyata jutaan orang) sangat minim. Oleh karena itu, untuk mengubah kelemahan ini, saya harus rajin menulis sehingga para influencers tersebut percaya kepada saya dan merekomendasikan saya kepada pengikut dan atau koleganya.

8. Menghilangkan stres - Seperti layaknya blogger lain, saya juga memiliki banyak ide postingan atau produk. Mereka bergentanyangan di kepala saya, yang lama kelamaan membuat saya stres karena saya tidak bisa mewujudkannya. Sebagai contoh, saya ingin membuat buku seputar dunia ngeblog. Namun, sampai saat ini belum terwujud karena beragam alasan saya, mulai dari kekurangan waktu, malas, dan mengalami penjara penulis (writer's block).

Supaya sasaran saya tersebut bukan hanya sekadar pajangan yang tidak pernah dilaksanakan (no action talk only), saya telah mengembangkan sistem sederhana yang sampai saat tulisan ini dibuat bermanfaat sekali bagi saya.

Kerugian

Seperti Anda lihat, ada beberapa keuntungan yang akan saya peroleh. Namun, jika saya tidak rajin menulis di Blogodolar, maka saya akan mendapatkan kerugian sebagai berikut:

  1. Mendapatkan kesan sebagai seorang blogger tidak jelas dan tidak konsisten
  2. Kehilangan peluang emas untuk menjual produk dan jasa sendiri
  3. Stres karena banyak ide postingan di kepala
  4. Blogodolar diitinggalkan para pembaca loyal
  5. Blogodolar dilindas para kompetitornya
  6. Membayar hosting bulanan tanpa ada pemasukkan
  7. Blogodolar bukan sebagai blog otoritas

Kesimpulan

Bangkit dari keterpurukan atau kegagalan tidaklah serumit yang dibayangkan, entah itu Anda sebagai blogger atau profesi lain. Yang Anda perlu lakukan adalah membangkitkan motivasi diri Anda untuk mencapai sasaran yang telah Anda tetapkan.

Agar motivasi ini meledak-ledak, Anda harus memiliki alasan kuat untuk melakukannya. Alasan kuat ini dipicu dengan mendaftar beragam keuntungan yang akan Anda peroleh jika Anda melakukan tidakan dan kerugian yang akan Anda peroleh jika Anda tidak melakukannya.

Satu lagi yang perlu Anda buat adalah sistem yang mengontrol tindakan Anda. Ini bisa berupa skala prioritas pekerjaan, jadwal tugas harian yang efektif, dan dokumentasi produktivitas Anda.

Terlepas dari itu, jika Anda mengalami keterpurukan atau kegagalan, apa yang Anda lakukan untuk menyelesaikannya? Silakan menginformasikannya pada bagian komentar di bawah ini.

Related Posts:

Tuesday, 30 September 2014

Essential resources for sending beautifully-designed campaigns

Make your emails look good, perform better
No Images? Click here
Beautiful design in action

How to get Better Marketing Results with Beautiful Design 

 

Do you wish your website and email campaigns were more beautiful and more effective?

In this free guide, you'll learn the 3 principles of beautiful design and see examples from leading companies like Apple, Airbnb and Xero that you can apply to your own marketing.

You’ll also get access to 15+ tools and resources to help you get started creating beautiful marketing content today.

 
 
 
 

Handy resources to improve your email marketing 

We've collected some of our favorite resources for creating truly memorable content and campaigns.

 
 

6 free icon sets you can use in your next email

Explain features, services and more in a glance using iconography.

 
 

Create awesome visual content with these 6 tools

Make your email newsletters more persuasive with professional-looking images.

 
 

The apps that top email designers can't do without

We asked 5 leading email designers what keeps them both productive and sane.

 
 
 

More Learnings 

HTML ads: How we designed and coded an animated banner with no images

iPhone 6 & Watch: What email designers need to know

Growing the Campaign Monitor design team while maintaining the same high standards 

8 subject line formulas to get your email opened

 

Made with Canvas