Friday, 20 July 2012

tipi[S]ipit| Blogging Life

tipi[S]ipit| Blogging Life


Welcome RAMADHAN, The Month of Holy Qur’an

Posted: 19 Jul 2012 06:47 PM PDT

welcome ramadhan, ramadhan mubarak, happy ramadhan

“Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (QS. Al-Baqarah: 185)

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma, ia berkata: Adalah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam orang yang paling pemurah dalam kebaikan. Beliau akan semakin dermawan pada Ramadhan saat Jibril mendatanginya dan mengkaji Al-Qur’an dengannya. Adalah Jibril mendatanginya setiap malam dari malam-malam bulan Ramadhan dan memperdengarkan Al-Qur’an darinya. Maka pada saat ditemui Jibril itu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjadi lebih pemurah dengan kebaikan daripada angin yang berhembus dengan lembut.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Para ulama kita terdahulu juga telah memberi teladan dalam hal ini. Mereka sangat memperhatikan kitabullah di Ramadhan. Misalnya Utsman bin Affan radliyallah ‘anhu, pada bulan Ramadlan menghatamkan Al-Qur’an sehari sekali. Sebagian ulama salaf yang lain menghatamkannya pada shalat  malam/qiyam Ramadhan setiap tiga hari sekali. Sebagian lain menghatamkannya semingu sekali. Dan yang lainnya sepuluh hari sekali. Mereka membaca Al-Qur’an dalam shalat dan di luar shalat.

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Adapun yang menghatamkan Al-Qur’an dalam satu raka’at, maka tidak dapat dihitung karena banyaknya. Di antara ulama terdahulu: Utsman bin ‘Affan, Tamim al-Daari, Sa’id bin Jubair Radhiyallahu ‘Anhu, beliau menghatamkan dalam satu raka’at di dalam Ka’bah.”

Ibnul Hakam berkata, “Adalah Malik -rahimahullah-, apabila sudah masuk Ramadhan beliau lari dari membaca hadits dan berkumpul bersama ulama.”

Imam al-Syafi’i rahimahullah, pada bulan Ramadhan menghatamkan Al-Qur’an sampai 60 kali dan itu di luar shalat. Imam Qatadah rahimahullah senantiasa menghatamkan setiap tujuh hari sekali. Pada bulan Ramadhan setiap tiga hari sekali. Dan pada sepuluh hari terakhir, menghatamkannya setiap malam.

Imam al-Zuhri rahimahullah jika sudah memasuki Ramadhan tidak lagi membaca hadits dan tidak hadir di majelis ilmu, beliau hanya membaca Al-Qur’an dari mushaf. Beliau mengatakan saat sudah masuk Ramadhan, “Sesungguhnya (pekerjaan itu) hanya membaca Al-Qur’an dan memberi makan.

Abdurazaq berkata, “Sufyan ats-Tsauri jika sudah masuk Ramadhan meninggalkan segala bentuk ibadah dan hanya membaca Al-Qur’an”

Imam al-Dzahabi berkata, “Telah diriwayatkan dari banyak jalur bahwa Abu Bakar bin ‘Ayyasy tinggal selama empat puluh tahun menghatamkan Al-Qur’an sekali dalam sehari semalam.”

copas dari voa-islam.com

Baca juga :


No comments:

Post a Comment

jangan lupa follow blog ini,nanti saya follow back,budayakan tinggalkan komentar.