Friday, 3 January 2014

Blogodolar Tips & News

Blogodolar Tips & News


DBN Jilid 2 Update #3: Kata Kunci yang Dipilih, Tampilan Blog, dan Target Pertama

Posted: 02 Jan 2014 08:44 AM PST

Seperti yang saya informasikan di update #1, saya akan membuat sebuah blog otoritas pada DBN Jilid 2 ini. Dari tiga topik yang saya riset, saya memilih topik dunia kerja. Di luar dugaan, ternyata ada dua kendala yang saya hadapi saat saya riset topik tersebut. Apa saja kendala itu? Kata kunci apa yang akhirnya saya pilih? Seperti apa blog niche yang saya buat? 

1. Kendala

Harus saya akui, memilih kata kunci di topik dunia kerja tidak semudah yang saya bayangkan. Kendala pertama adalah topik dunia kerja di dominasi oleh kata kunci seputar lowongan pekerjaan. Kata kunci tersebut tidak bisa saya pilih karena saya tidak berminat membuat blog yang menginformasikan lowongan pekerjaan, meskipun jumlah pencarian kata kunci tersebut besar yaitu 246.000 per bulan.

Kendala kedua adalah kesalahan ejaan. Saya menelaah kata kunci mencari kerja, namun ternyata kata kunci tersebut pencariannya 880 per bulan (tidak sesuai dengan persyaratan DBN Jilid 2). Orang lebih banyak mengetikan kata kunci cari kerja yang mencapai 4.400 pencarian per bulan. Dari pemahaman tata bahasa saya, kata kunci cari kerja termasuk kata salah eja karena seharusnya mencari kerja.

Saya lantas menelaah kata kunci karier. Setali tiga uang dengan kata kunci cari kerja, kata kunci karier di bawah 1.000 pencarian per bulannya, kalah oleh kata kunci karir (12.000 pencarian per bulan) yang termasuk kata kunci salah eja.

2. Alasan Membidik Kata Kunci Karyawan

Setelah berjam-jam menelaah puluhan kata kunci, akhirnya saya memutuskan membidik kata kunci karyawan yang pencarian per bulannya mencapai 1.000. Dari riset persaingan di Top 10 Google.co.id (lihat screenshot Long Tail Pro di bawah), saya melihat belum ada situs atau blog otoritas yang membahas seputar dunia karyawan. Dengan kata lain, peluang blog niche saya cukup besar untuk masuk ke halaman 1 Google.co.id.

persaingan kata kunci karyawan

Selain itu, saya memiliki pengalaman sebagai karyawan selama hampir 10 tahun sehingga pembuatan konten relatif lebih mudah dan menyenangkan. Pengalaman saya tersebut dan pemahaman yang saya dapatkan dari pelatihan kerja yang saya ikuti dan buku yang saya punyai akan menghiasi konten blog niche saya.

3. Pemilihan nama domain

Akhir September 2012 Google memperbaharui algoritma penelusurannya yang berkaitan dengan exact match domain (EMD). Akibatnya, sejumlah blogger menghindari menggunakan EMD, yaitu domain sama persis dengan kata kunci yang dibidik. Namun, menurut saya sikap mereka itu keliru karena Google menurunkan peringkat blog/situs ber-EMD karena kualitas kontennya rendah, misalnya artikel copy paste, artikel hasil spin, artikel private label rights (PLR), dan artikel hasil mesin terjemahan (misal Google Translate).

Berpijak pada pemahaman saya di atas, saya lebih suka menggunakan EMD. Sayangya, EMD yang tersedia untuk kata kunci karyawan adalah karyawan.biz. Karena ekstensi .biz saya gunakan di DBN Jilid 1, saya tidak memilih karyawan.biz. Sebagai gantinya saya memilih ekstensi .com dengan tambahan prefiks dunia, yaitu duniakaryawan.com

4. Tampilan Blog dan Plugin yang Digunakan

Theme yang saya gunakan di DuniaKaryawan.com adalah Genesis dengan child theme CopyBlogger yang saya modifikasi. Formatnya dua kolom (sidebar di kanan) dengan homepage berisi artikel terbaru. Ada kemungkinan homepage akan saya ubah menjadi static page jika artikelnya sudah mencapi 100 buah.

tampilan dukar

Plugin yang digunakan baru 6 buah, yaitu:

  • Akismet
  • All In One SEO Pack
  • Contact Form 7
  • Efficient Related Posts
  • Genesis Favicon uploader
  • Google XML Sitemaps

4. Target Pertama

Target pertama DuniaKaryawan.com adalah disetujui Google AdSense sebelum 7 April 2014. Untuk mencapai target tersebut, saya akan menulis minimal 30 artikel dalam Januari s.d Maret 2014. Saya optimistis (bukan takabur lho) target pertama ini akan tercapai karena saya akan menulis artikel sebaik mungkin. Selain itu, secara teori persetujuan blog berbahasa Indonesia lebih mudah dibanding blog berbahasa Inggris.

Bagaimana cara saya mengembangkan konten untuk DuniaKaryawan.com? Nantikan pada update berikutnya.

Related Posts:

No comments:

Post a Comment

jangan lupa follow blog ini,nanti saya follow back,budayakan tinggalkan komentar.